Phone

+62-877-8655-5055

+62 (21) 580-6055


Email


sales-enquiry@sterling-team.com

Skip to content

Kenali Modul SAP ERP dan Perbedaannya

SHARE ON


Modul SAP ERP adalah metode yang digunakan untuk memperkenalkan kedua sistem SAP dan ERP yang kini menjadi salah satu poin penting dalam menjalankan bisnis. Pada dasarnya, SAP dan ERP merupakan 2 hal yang berbeda. SAP merupakan kepanjangan dari System, Application, and Product. Sedangkan ERP merupakan kepanjangan dari Enterprise Resource Planning. Secara pengertian, keduanya merupakan 2 hal yang berbeda.

Baca juga: Singkatan dari SAP dan Berbagai Modul SAP
Baca juga: Pengelolaan Sistem ERP SAP untuk Dunia Bisnis

Berikut ini adalah beberapa perbedaan mendasar antara SAP dan ERP yang wajib Anda ketahui sebelum mempelajari kedua hal tersebut secara lebih detail.

  1. ERP Bagian dari SAP

    ERP yang menekankan pada proses planning sebenarnya merupakan bagian dari SAP. SAP merupakan keseluruhan dari sistem yang digunakan oleh sebuah perusahaan. ERP dan SAP juga bukan merupakan bagian yang bisa disatukan mengingat keduanya memiliki keterikatan dan keterkaitan satu sama lain. Tanpa SAP, ERP tidak bisa berdiri sendiri. Sedangkan untuk memastikan agar SAP berjalan dengan sempurna, ERP merupakan salah satu bagian penting yang harus dijalankan.

    SAP Business One Indonesia

    Sehingga harus dipahami bahwa keduanya merupakan kedua hal berbeda yang saling terkait antara satu sama lain. Dalam ERP, beberapa hal yang akan dibahas secara mendalam adalah proses perencanaan untuk proses-proses lain yang akan dilakukan dalam sebuah perusahaan. Sedangkan sistem yang tersedia dalam SAP sudah mencakup proses dari perencanaan, pengelolaan sumber daya manusia, hingga akhirnya berakhir pada proses distribusi yang akan dilakukan oleh perusahaan tersebut.

  2. ERP Menitikberatkan Pada Planning

    Lebih dalam mengenai modul ERP, pada dasarnya ERP merupakan sebuah bagian sistem yang ditujukkan untuk mengatur beberapa fungsi perhitungan pada sebuah perusahaan. Di dalam sistem ERP sendiri, ada banyak sub sistem yang biasa dikenal dengan sebutan akuntansi perusahaan. Bagian dari sistem tersebut disebut dengan modul. Modul dalam ERP terdiri dari General Ledger, Account Payable, Account Receivable, Material Requirement Planning, Order Management, Inventory Control, dan Human Resources Management atau sebuah sistem untuk mengelola sumber daya manusia yang terdapat pada perusahaan tersebut.

    Dalam pembagian divisi, sistem ERP memungkinkan perusahaan membagi karyawan menjadi beberapa divisi atau sub divisi yang memiliki spesialisasi tersendiri untuk mengatur setiap job description yang berbeda. Seluruh perencanaan pada sebuah perusahaan akan diatur melalui sistem ERP yang telah menyediakan berbagai kebutuhan serta program dan modul yang dibutuhkan oleh sebuah perusahaan.

  3. SAP Menyediakan Solusi Dari Keseluruhan Sistem

    Berbeda dengan ERP, SAP (System, Application, Product) merupakan penyedia solusi dari keseluruhan sistem yang berlaku pada sebuah perusahaan. Seluruh pengaturan yang dibuat oleh perusahaan akan diatur dalam sistem dan aplikasi yang disebut SAP. Bila terdapat kesalahan pencatatan atau kesalahan penghitungan pada perusahaan, letak kesalahan dapat ditemukan dengan lebih cepat. Kesalahan tersebut dapat ditelusuri dari berbagai catatan penting pada perusahaan yang memudahkan para stakeholder untuk melakukan penghitungan ulang.

    Bila pada prosesnya sistem mengalami gangguan atau kendala yang membuat proses pada perusahaan menjadi terganggu, pihak penyedia sistem telah menyediakan layanan penyelesaian permasalahan mulai dari pencarian penyebab permasalahan terjadi hingga bagaimana solusi yang harus dilakukan untuk melakukan perbaikan sistem tersebut. Diatur dengan model pengaturan yang canggih membuat para pengguna atau customer menjadi lebih mudah untuk mengatur sistem pada perusahaan.

    Mulai dari proses yang dilakukan untuk melakukan perencanaan kegiatan perusahaan, membuat masterplan hingga mengatur karyawan pada perusahaan tersebut, semua dapat dilakukan menggunakan sebuah sistem SAP. Selain beberapa proses tersebut, ada juga modul SAP yang berkaitan dengan proses pembelian ataupun penjualan yang harus dilakukan terkait kelangsungan perusahaan. Secara garis besar, sistem tersebut telah menyediakan langkah lengkap dari proses awal merencanakan sebuah perusahaan hingga melakukan proses distribusi pada perusahaan.

Keuntungan atau kerugian pada sebuah perusahaan dapat dilihat dengan mudah ketika 1 periode berakhir. Bahkan bila perusahaan ingin mengubah masa periode audit yang telah dilakukan sebelumnya, pihak perusahaan dapat mengubahnya dengan mudah.

Baca juga: Kalkulasi Biaya SAP dan Manfaatnya
Baca juga: Konsultan SAP Resmi Indonesia Terbaik

Catatan yang dihasilkan juga sangat lengkap sehingga siapapun yang hendak melakukan penghitungan ulang dapat melihat seluruh catatan yang tersedia lengkap dengan berbagai modul dari setiap divisi. Sistem semacam ini bukan hanya menguntungkan untuk diterapkan pada sebuah perusahaan, namun juga sangat berguna untuk melakukan fungsi controlling atau pengawasan pada setiap kegiatan perusahaan dengan melihat modul SAP ERP yang telah tersedia pada sistem.

Comments are closed.

copyright © 2015 Sterling Tulus Cemerlang. all rights reserved.