Phone

+62-877-8655-5055

+62 (21) 580-6055


Email


sales-enquiry@sterling-team.com

Skip to content

Instalasi SAP Business One On-Premise atau On-Cloud?

SHARE ON


Ketika perusahaan anda membutuhkan sebuah ERP System yang dapat diandalkan, terintegrasi dan mudah untuk digunakan oleh user, SAP Business One merupakan solusi yang tepat. Baik itu untuk perusahaan yang bergerak di industri manufacturing, komoditas, pakan ternak & peternakan, distribusi/trading, retail maupun financial & organisasi sosial.

Dan ketika anda sudah memutuskan untuk menggunakan SAP Business One, termasuk juga penentuan database yang akan digunakan apakah SAP Hana atau Microsoft SQL, maka hal selanjutnya yang menjadi pertimbangan adalah, dimanakah system tersebut akan di deploy / di install? Apakah SAP Business One bisa menggunakan cloud? Jika bisa, apakah sebaiknya on-Cloud ataukah on-Premise?

Apa itu “On-Cloud”?

On-Cloud berarti system akan dipasang di penyedia jasa cloud hosting semisal Amazon Web Services (AWS), Google Cloud (GCP) ataupun Huawei Cloud.

Ada 2 model SAP Business One yang bisa menggunakan cloud hosting:

  1. SAP Business One sebagai SaaS (Software as a Service)
    Dalam hal ini, SAP B1 akan diinstall / di deploy di Cloud oleh partner SAP yang telah di tunjuk dan telah mendapat sertifikasi untuk menyediakan jasa penyewaan system SAP. Dan nanti perusahaan yang membutuhkan dapat menyewa SAP Business One system nya tersebut dengan biaya per user per bulan yang cukup terjangkau.
    Ini berarti SAP B1 System nya merupakan milik dari partner dan bukan milik customer.
    Untuk model ini dikenal juga sebagai SAP Business One On-Demand.
  2. SAP Business One yang menggunakan cloud sebagai IaaS (Infrastructure as a Service)
    Untuk model ini, ilustrasi mudahnya adalah perusahaan menyewa sebuah space / storage di cloud untuk diinstallkan SAP Business One. Jadi yang di sewa oleh perusahaan adalah storage di cloud, sementara SAP B1 System nya merupakan milik perusahaan.

Apa itu “On-Premise”?

On-Premise berarti system akan dipasang di server yang ditempatkan di lokasi dimana perusahaan pengguna tersebut berada, misal: di gedung kantor pusat perusahan berada.

SAP B1 On-Premise Vs On-Cloud?

Ada beberapa poin perbedaan yang menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan mau mendeploy SAP Business One secara On-Premise atau On-Cloud (baik itu IaaS ataupun SaaS)

On-Cloud (IaaS) On-Demand (SaaS) On-Premise
SAP B1 License Milik perusahaan, dibayarkan di muka. Milik penyedia jasa, dibayarkan dalam bentuk sewa per bulan Milik perusahaan, dibayarkan di muka.
Biaya Maintenance SAP B1 Tahunan Sudah termasuk dalam biaya sewa Tahunan
SAP B1 Update Tergantung perusahaan Auto Tergantung perusahaan
Kemungkinan Pengembangan Ya Menggunakan fitur dan fungsi standard Ya
Akses darimana saja Ya Ya Ya, dengan konfigurasi tertentu.
Biaya Pengadaan
  • Setup & konfigurasi SAP B1
  • Setup & konfigurasi Cloud
  • Koneksi internet
  • Setup & konfigurasi SAP B1
  • Koneksi internet
  • Setup & konfigurasi SAP B1
  • Setup & konfigurasi server
  • infrastruktur jaringan lokal
Biaya Maintenance Server Biaya berdasarkan resources yang dipergunakan Termasuk dalam biaya sewa sesuai dengan paket yang dipilih. Biaya perawatan server, konsumsi listrik & ruangan
Server Scalability Mudah untuk melakukan upgrade, sesuai keperluan perusahaan Mengikuti policy penyedia layanan. Upgrade membutuhkan waktu dan tergantung ketersediaan hardware
Keamanan data Konfigurasi security dilakukan oleh perusahaan Konfigurasi security dilakukan oleh penyedia jasa layanan Konfigurasi security dilakukan oleh perusahaan
Ketergantungan Hardware Minim kerusakan hardware, bahkan hampir tidak ada Minim kerusakan hardware, bahkan hampir tidak ada Sangat tergantung pada kehandalan hardware
Ketergantungan Jaringan Bergantung pada jaringan internet Bergantung pada jaringan internet Menggunakan jaringan lokal

Jika dihitung, biaya penggunaan cloud sebagai IaaS biasanya akan lebih mahal dibandingkan dengan on-Premise. Namun ada beberapa hal yang tidak tidak dapat dinilai hanya dari segi financial saja. Seperti misalnya:

  • Keandalan fisik server dari kemungkinan failure seperti kerusakan hard disk ataupun kerusakan memory (RAM).
  • Problem pada jaringan listrik gedung.
  • Kemudahan untuk melakukan upgrade pada server.

Beberapa point mengapa perusahaan lebih memilih untuk tetap menggunakan on-premise adalah:

  • Kemudahan untuk mengontrol dan mengatur masalah keamanan system karena hanya bisa diakses dari jaringan lokal
  • Biaya pengadaan hardware yang lebih murah.

Namun, apapun pilihan hostingnya, SAP System yang dipergunakan tetap memiliki fungsi dan fitur mendasar yang sama. Dan telah terbukti dapat sangat membantu kelancaran bisnis proses yang ada dalam perusahaan.

Customer Success Story

Bagaimana SAP Business One dapat membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam mengatur bisnis mereka? Lihat pada video-video berikut

Informasi mengenai perusahaan-perusahaan yang telah menggunakan SAP Business One, dapat dilihat di sini

Comments are closed.

copyright © 2015 Sterling Tulus Cemerlang. all rights reserved.