Phone

+62-877-8655-5055

+62 (21) 580-6055


Email


sales-enquiry@sterling-team.com

Skip to content

SAP Indonesia, Jenis Modul Dan Tujuan Implementasi SAP Business One

SHARE ON


Jika Anda bekerja di perusahaan, maka Anda pasti sering kali mendengar mengenai SAP Business One. SAP Indonesia sering kali digunakan untuk melakukan integrasi data yang ada di sebuah perusahaan. Di Indonesia sendiri sistem SAP ini sering kali juga disebut sebagai software yang akan membantu setiap pekerjaan perusahaan dalam hal integrasi data. Sehingga, jika Anda bekerja di perusahaan, maka pastikan untuk memahami sistem ini.

Baca juga: 2 Cara Bagaimana Menjadi Seorang SAP Konsultan

Apa Saja Modul-Modul yang Sering Ditemui Pada SAP di Indonesia?

Pasti Anda bingung mengenai jenis-jenis modul apa saja yang dapat ditemukan pada sistem SAP. Pada dasarnya, terdapat beberapa jenis modul yang dapat ditemui di sistem ini.

SAP Business One Indonesia
Berikut beberapa jenis modul yang akan Anda temukan di sistem SAP Indonesia.

  1. Modul SD atau Sales and Distribution

    Modul ini merupakan jenis modul yang sering kali ditemukan pada kegiatan jual beli. Modul ini akan membantu dalam meningkatkan efisiensi kegiatan yang ada pada operasional. Yang mana, kegiatan operasional berkaitan dengan proses pengelolaan yang ada pada pemesanan customer baik yang berupa shipping, billing, sales, maupun proses.

  2. Modul MM atau Materials Management

    Jenis modul ini merupakan jenis modul yang sering kali digunakan untuk melakukan proses pembelian atau procurement. Selain itu, modul ini juga sering kali digunakan pada bagian pengelolaan inventaris yang umunya ada di dalam setiap perusahaan.

  3. Modul PP atau Production Planning

    Jenis modul ini merupakan jenis modul yang membantu proses dalam melakukan perencanaan atau kontrol. Yang mana, modul ini akan membantu perusahaan yang berkaitan dengan proses manufacturing. Sehingga, perusahaan dapat melakukan proses manufacturing dengan mudah dan lancar.

  4. Modul FI atau Financial Accounting

    Jenis modul ini merupakan jenis modul yang sering kali ditemukan pada standar yang mana sering kali ditemukan pada bagian akuntan, cash management, general ledger, payable account, dan beberapa hal lainnya yang berhubungan dengan finansial dan akuntansi.

  5. Modul Controlling

    Jenis modul terakhir yang akan Anda temukan adalah adalah modul controlling. Modul ini merupakan jenis modul yang mencangkup bagian cost accounting. Di sisi lain, modul ini akan dimulai dengan cost centre accounting, cost element, hingga analisis profit yang dimiliki oleh perusahaan.

Tujuan Melakukan Implementasi Sistem di Perusahaan

Apa itu SAP dan apa tujuan implementasi dari software ERP ini? Pada dasarnya, software ini merupakan sebuah sistem yang kerap digunakan oleh perusahaan untuk melakukan integrasi pada data. Terdapat beberapa tujuan yang akan Anda dapatkan dengan melakukan implementasi sistem ERP di perusahaan. Berikut beberapa tujuan implementasi tersebut.

  1. Meningkatkan Kecepatan
    Tujuan pertama yang akan Anda dapatkan adalah meningkatkan kecepatan. Dengan meningkatkan kecepatan, maka perusahaan mampu meningkatkan performa yang berhubungan untuk meningkatkan kemampuan CS dan meningkatkan respon terhadap adanya perubahan pasar.
  2. Meningkatkan Konsistensi
    Tujuan berikutnya yang akan didapatkan dengan implementasi software ERP adalah perusahaan mampu berusaha untuk meningkatkan konsistensi yang ada pada proses bisnis yang dilakukan. Misalnya, perusahaan dapat berusaha untuk meningkatkan dan memastikan kualitas yang ada pada saat melakukan analisis hingga proses pengambilan keputusan.

Lalu, Siapa yang Dapat Menggunakan Software Manajemen Data ini?

Jika Anda masih bingung siapa yang berhak menggunakan software jenis ini, maka Anda tidak perlu bingung. Jika Anda menginginkan untuk menggunakan software jenis ini, maka Anda memerlukan biaya yang mahal karena harga software yang terbilang mahal.

Baca juga: Apa itu SAP dan Manfaatnya Bagi Perusahaan di Indonesia

Namun, jika Anda mempunyai perusahaan, maka software jenis ini menjadi pilihan yang wajib Anda punya. Sehingga, perusahaan Anda akan mendapatkan berbagai manfaat dari sistem software tersebut. Namun, tidak sedikit orang yang berpikir bahwa sistem ini terlalu canggih untuk perusahaan dengan range kecil menengah.

Sehingga, banyak orang menyarankan bahwa sistem ERP ini cocok untuk digunakan pada perusahaan yang memiliki range besar. Hal ini dikarenakan, perusahaan kecil sebagian besar memiliki anggaran yang minim untuk mampu membangun sistem data yang saling terintegrasi.

Walaupun begitu, Anda masih tetap bisa belajar mengenai sistem manajemen data ini untuk menjadi seorang partner SAP Indonesia yang profesional dan handal. Menjadi seorang partner yang handal dan profesional tentunya akan memberikan keuntungan tersendiri bagi Anda.

Comments are closed.

copyright © 2015 Sterling Tulus Cemerlang. all rights reserved.