{"id":2234,"date":"2020-07-17T10:00:29","date_gmt":"2020-07-17T03:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/?p=2234"},"modified":"2025-08-25T13:44:20","modified_gmt":"2025-08-25T06:44:20","slug":"6-langkah-implementasi-sap-business-one","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/6-langkah-implementasi-sap-business-one\/","title":{"rendered":"6 Langkah Implementasi SAP Business One"},"content":{"rendered":"<p><script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\/\", \n  \"@type\": \"BreadcrumbList\", \n  \"itemListElement\": [{\n    \"@type\": \"ListItem\", \n    \"position\": 1, \n    \"name\": \"Home\",\n    \"item\": \"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/\"  \n  },{\n    \"@type\": \"ListItem\", \n    \"position\": 2, \n    \"name\": \"6 Langkah Implementasi SAP Business One\",\n    \"item\": \"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/6-langkah-implementasi-sap-business-one\/\"  \n  }]\n}\n<\/script><script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"Article\",\n  \"mainEntityOfPage\": {\n    \"@type\": \"WebPage\",\n    \"@id\": \"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/6-langkah-implementasi-sap-business-one\/\"\n  },\n  \"headline\": \"6 Langkah Implementasi SAP Business One\",\n  \"description\": \"6 Langkah Implementasi SAP Business One. Dalam melakukan berbagai operasional perusahaan biasanya perusahaan menggunakan SAP (System Application and Data Processing). Cara yang satu ini sangat memudahkan perusahaan dalam hal operasional perusahaan sehingga pekerja dan pemilik perusahaan menjadi lebih mudah dalam menjalankan perusahaan.\",\n  \"image\": \"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/enam-langkah-implementasi-sap-business-one.jpg\",  \n  \"author\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"PT. Sterling Tulus Cemerlang\"\n  },  \n  \"publisher\": {\n    \"@type\": \"Organization\",\n    \"name\": \"Sterling\",\n    \"logo\": {\n      \"@type\": \"ImageObject\",\n      \"url\": \"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-content\/themes\/STEM\/assets\/images\/blog-stem-sap-gold-partner-sap-business-one-indonesia.png\"\n    }\n  },\n  \"datePublished\": \"2020-07-17\",\n  \"dateModified\": \"2020-07-17\"\n}\n<\/script><script type=\"application\/ld+json\">\n{\n  \"@context\": \"https:\/\/schema.org\",\n  \"@type\": \"FAQPage\",\n  \"mainEntity\": [{\n    \"@type\": \"Question\",\n    \"name\": \"Berapa langkah implementasi SAP Business One?\",\n    \"acceptedAnswer\": {\n      \"@type\": \"Answer\",\n      \"text\": \"Dalam penggunaan ERP SAP ini, Anda harus menggunakan 6 langkah utama dalam implementasi SAP. Hal ini harus dipelajari dengan sungguh-sungguh adar penggunaan SAP bisa berjalan dengan lancar. Hal ini juga sangat membutuhkan kesigapan perusahaan, kemampuan user, sistem perusahaan yang akan dijalankan, serta konsultan SAP yang memiliki kompetensi yang mumpuni.\"\n    }\n  },{\n    \"@type\": \"Question\",\n    \"name\": \"Apa itu Business Blueprint dalam implementasi SAP?\",\n    \"acceptedAnswer\": {\n      \"@type\": \"Answer\",\n      \"text\": \"Business blueprint merupakan salah satu langkah dalam implementasi SAP yang mana semua pihak yang terlibat dalam suatu bisnis atau perusahaan Anda dikumpulkan dan didiskusikan mengenai hal-hal yang akan menjadi tujuan perusahaan.\nHasil dari pertemuan ini biasanya menghasilkan kerangka dari proses bisnis atau biasa disebut dengan blueprint yang tentunya akan dilaksanakan oleh perusahaan dan sesuai dengan berbagai tujuan para pihak yang terlibat di dalamnya.\"\n    }\n  }]\n}\n<\/script><br \/>\nDalam melakukan berbagai operasional perusahaan biasanya perusahaan menggunakan SAP (System Application and Data Processing). Cara yang satu ini sangat memudahkan perusahaan dalam hal operasional perusahaan sehingga pekerja dan pemilik perusahaan menjadi lebih mudah dalam menjalankan perusahaan. Namun, sebelum Anda menggunakan <a href=\"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/penjelasan-dan-manfaat-sap-business-one\/\">SAP Business One<\/a> akan lebih baik jika Anda mengetahui <a href=\"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/tag\/langkah-langkah-implementasi-id\/\">langkah Implementasi SAP<\/a> agar Anda lebih paham.<br \/>\n<!--more--><br \/>\nDalam penggunaan ERP SAP ini, Anda harus menggunakan 6 langkah utama dalam menggunakan SAP. Hal ini harus dipelajari dengan sungguh-sungguh adar penggunaan SAP bisa berjalan dengan lancar. Hal ini juga sangat membutuhkan kesigapan perusahaan, kemampuan user, sistem perusahaan yang akan dijalankan, serta konsultan SAP yang memiliki kompetensi yang mumpuni.<br \/>\n<a href=\"https:\/\/www.sterling-team.com\/id\/sap-business-one-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/banner-sap-indonesia-cta-id.jpg\" alt=\"Cara Mudah Mengatur Perusahaan\" width=\"600\" height=\"150\" class=\"aligncenter size-full wp-image-1344\" srcset=\"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/banner-sap-indonesia-cta-id.jpg 600w, https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/banner-sap-indonesia-cta-id-300x75.jpg 300w, https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/banner-sap-indonesia-cta-id-20x5.jpg 20w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/a><\/p>\n<h2>Berikut 6 langkah implementasi SAP yang harus Anda kuasai :<\/h2>\n<ol>\n<li>\n<h3>Project Preparation<\/h3>\n<p>Yang pertama adalah project preparation atau persiapan proyek yang akan digunakan. Untuk langkah ini, Anda harus menentukan proyek awal dalam menggunakan SAP untuk pengolahan perusahaan Anda. Contoh persiapan pada langkah ini adalah dengan mempersiapkan alur pekerjaan yang akan dimigrasi, mengidentifikasi dan juga memiliki user\u00a0yang akan melakukan tugas dan juga bagaimana rencana bisnis Anda.<\/p>\n<p>Langkah SAP Implementasi\u00a0yang satu ini sangat penting untuk dipersiapkan sejak awal karena jika sudah siap maka Perusahaan akan lebih mudah mengimplementasikannya, berbeda jika tidak dipersiapkan sebelumnya maka Anda akan kelabakan sendiri.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Business Blueprint<\/h3>\n<p>Yang kedua adalah bussines blueprint. Saat Anda ingin menggunakan \u00a0SAP Business Online\u00a0maka Anda juga harus melakukan business blueprint. Apa itu Business Blueprint? Business blueprint\u00a0merupakan salah satu langkah dalam menggunakan SAP yang mana semua pihak yang terlibat dalam suatu bisnis atau perusahaan Anda dikumpulkan dan didiskusikan mengenai hal-hal yang akan menjadi tujuan perusahaan.<\/p>\n<p>Hasil dari pertemuan ini biasanya menghasilkan kerangka dari proses bisnis atau biasa disebut dengan blueprint\u00a0yang tentunya akan dilaksanakan oleh perusahaan dan sesuai dengan berbagai tujuan para pihak yang terlibat di dalamnya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Realization<\/h3>\n<p>Langkah yang selanjutnya adalah realization\u00a0atau tahap realisasi. Pada tahap yang satu ini, tim pekerja mulai melakukan konfigurasi dalam menjalankan peraturan SAP yang akan didasarkan dengan hasil blueprint\u00a0yang berisi berbagai keputusan dan tujuan dari berbagai pihak yang terkait dalam perusahaan.<\/p>\n<p>Setelah melakukannya tim bisa menguji coba secara fungsional tiap sub program.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Final Preparation<\/h3>\n<p>Final Preparation atau persiapan terakhir merupakan suatu langkah untuk menjangkau semua aspek yang terkait.<\/p>\n<p>Pada langkah ini, user\u00a0akan dilatih dengan menggunakan sistem yang baru, End to end testing untuk melakukan sistem yang baru selesai dibuat, sampai pembuatan profil user\u00a0dan juga aktibasi dari data yang akan dimigrasi.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Go Live<\/h3>\n<p>Selanjutnya adalah Go-live, pada tahap ini semua orang yang terkait dalam perusahaan akan diberi tahu bahwa sistem yang digunakan merupakan sistem yang baru dan sistem yang lama dihentikan. <\/p>\n<p>Pada tahap ini, semua pekerja atau karyawan menggunakan sistem SAP sebagai sistem yang baru sehingga bisa berjalan dengan lancar.Namun, langkah ini harus dilakukan apabila persiapan akhir dan beberapa uji coba sudah dilakukan dengan lancar.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<h3>Production Support<\/h3>\n<p>Pada langkah ini maka semua sistem telah berjalan dengan lancar, pada langkah ini pula diberlakukan pekerja yang memiliki kemampuan dalam bidang SAP untuk melaksanakan SAP dengan baik dan juga ditentukan siapa yang bisa melakukan pengawasan SAP dengan baik dan bisa digunakan dengan tepat.Selain penggunaannya yang tepat, Anda juga harus \u00a0menyediakan layanan dalam mendukung dan bisa memperbaiki sistem yang kurang baik, bisa karena rusak, bisa karena kurang tepat, dan lain-lain.<\/p><\/li>\n<\/ol>\n<h2><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p>Dari beberapa poin di atas maka bisa disimpulkan jika sebelum menggunakan SAP sebaiknya Anda mempelajarinya lebih lanjut, Anda harus mengetahui beberapa langkah untuk melakukan SAP Implementasi\u00a0sehingga bisa melaksanakan beberapa hal yang berkaitan dengan operasional perusahaan menjadi lebih lancar, lebih cepat, dan tentunya agar lebih efisien. Dalam hal ini, Anda harus mengetahui 6 hal yang menjadi <a href=\"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/tag\/langkah-langkah-implementasi-id\/\">langkah implementasi SAP<\/a> ERP. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat bagi Anda dan semua orang.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam melakukan berbagai operasional perusahaan biasanya perusahaan menggunakan SAP (System Application and Data Processing). Cara yang satu ini sangat memudahkan&hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2240,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[182,322,91],"tags":[339,344,22],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2234"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2234"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2234\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8419,"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2234\/revisions\/8419"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.sterling-team.com\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}